Minggu, 14 Desember 2014

Menunggu

Menunggu, selalu saja menunggu. Dan aku mulai bosan menunggu, mulai menunggu  bermenit-menit, berjam-jam, berhari-hari, berminggu-minggu, berbulan-bulan, bahkan bertahun-tahun.

Menunggu memang hal yang tidak menyenangkan, apa lagi menunggu dalam kesendirian. Dan itulah yang aku rasakan sekarang.

Sabtu, 13 Desember 2014

Semangatku Luntur Bersama Air Hujan

Musim hujan datang dengan membawa berbagai beban dikehidupanku. Sudah 2 bulan lebih aku berada dalam kondisi yang tidak menyenangkan ( dari awal bulan Oktober hingga sekarang). Semangatku mulai terkikis sedikit demi sedikit.

Orang-orang yang aku harapkan dapat memberiku semangatpun satu per satu pergi, pergi menjauhiku tanpa sadar. Saat ini semangat ini sudah dalam ambang kepunahan. Entah, apakah aku masih bisa bertahan melalui inu semua atau tidak.

Aku ingin bangkit dan berjalan lagi, tapi aku selalu terjatuh dan terjatuh lagi. Tak seorangpun yang ada di sampingku untuk menolongku, sekedar menopangku dan menatihku untuk berjalan lagi.

Aku yang sekarang ini, seperti seorang bayi yang membutuhkan cinta, pelukan dan dekapan. Aku seperti anak kecil yang baru berjalan, yang butuh akan tatihan seseorang agar aku tidak terjatuh lagi. Namun, sampai saat ini tak ada satu orangpun.

Entahlah, aku sanggup bangkit sendiri atau tidak. Karena aku sudah mulai lelah memberikan semangat pada diriku sendiri.

Yang aku ingin sekarang yaitu seseorang yang sanggup menyemangatiku, mencintaiku dan menuntunku hingga aku mampu berjalan sendiri lagi.

Jumat, 12 Desember 2014

Siapa Aku?

Siapa aku?
Itu pertanyaan yang cukup sering aku lontarkan karena aku terkadang tak tau siapa diriku sebenarnya.

Aku merasa hanyalah manusia biasa yang tidak sanggup hidup tanpa cinta. Namun entah kenapa aku juga merasa bahwa aku dipilih Tuhan untuk melakukan hal yang luar biasa. Padahal, aku tak bisa berbuat apa-apa.

Kadang, aku merasa tak layak menjadi pilihan Tuhan, karena aku yang terlalu lemah, haus akan cinta dan terlalu jahat.

Aku yang tak mungkin bisa hidup tanpa cinta dan kasih sayang ini terus Engkau paksa untuk berbuat lebih. Disaat aku sadar ada orang yang aku cintai dan diapun mencintaiku, mereka selalu pergi meninggalkanku.

Siapa aku? Apa yang harus aku lakukan? Tuhan, tolong jawablah!